7 Gerakan Senam Irama, dari Marching hingga Lunge

Ada berbagai macam jenis senam yang kerap dipilih sebagai olahraga rutin, seperti senam lantai, senam aerobik, senam irama, dan masih banyak lainnya. Namun, kali ini kita akan membahas tentang gerakan senam irama.

Seperti yang kita tahu bahwa selain mengonsumsi makanan bernutrisi, olahraga secara teratur juga sangat diperlukan untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar. Salah satu jenis olahraga yang bisa dilakukan adalah senam.

Senam irama merupakan salah satu olahraga yang menggunakan gerakan bebas dengan diiringi oleh musik atau irama sebagai pelengkap agar gerakan lebih menarik.

Senam ini dibagi menjadi dua yakni senam irama menggunakan alat seperti tali, pita, bola, serta simpai, dan senam irama tanpa menggunakan alat.

Dalam melakukan senam irama, diharuskan untuk menguasai teknik-teknik gerakan dasar dari senam ritmik ini terlebih dahulu agar nantinya bisa menciptakan gerakan senam sendiri.

Adapun salah satu gerakan langkah dasar senam irama yang wajib diketahui dan dilakukan adalah basic steps alias langkah dasar seperti jogging, marching, dan lainnya. Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasannya berikut ini.

Baca juga: Mengenal Gerak Lokomotor, Non-lokomotor, dan Manipulatif

Gerak dasar langkah kaki

Gerak dasar langkah kaki merupakan gerakan yang lebih dominan dilakukan oleh kedua kaki. Pada dasarnya, gerakan ini sangatlah mudah untuk dipelajari dan dilakukan saat latihan.

Ada 7 jenis gerak dasar langkah kaki dalam senam irama. Tentu saja, ketujuh gerakan tersebut harus dipelajari jika ingin masuk ke tahap gerakan selanjutnya.

1. Gerak jalan di tempat

(foto: istockphoto)

Gerak jalan di tempat merupakan salah satu gerak dasar langkah kaki pada senam irama yang juga disebut dengan marching.

Tujuan dari gerakan ini adalah sebagai pemanasan agar tubuh siap melakukan gerakan yang lebih kompleks.

Cara melakukan gerakan ini sangatlah mudah, dan pastinya semua orang bis melakukannya. pertama-tama, aturlah posisi badan, yakni berdiri tegak.

Kemudian, angkat kaki setinggi betis dengan lutut membentuk sudut 90 derajat. Selanjutnya, angkat kaki secara bergantian.

Gerak jalan ditempat masuk ke dalam kategori low impact karena dilakukan dengan lambat dan santai. Biasanya, dalam melakukan gerakan ini hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.

2. Jogging

7 Gerak Dasar Langkah Kaki Senam Irama, dari Marching hingga Lunge

(foto: istockphoto)

Jogging merupakan gerakan seperti lari namun dalam kecepatan lambat dan santai. Tujuan melakukan gerakan ini dalam senam irama adalah sama seperti jalan di tempat, yakni untuk pemanasan. Sama seperti jalan di tempt, gerakan ini juga termasuk low impact.

Ada banyak macam jogging yang bisa dilakukan, seperti jogging knee up, jogging kecil, jogging butt tap, dan lain sebagainya. Biasanya, gerakan ini dilakukan setelah melakukan gerakan jalan di tempat.

Tidak hanya dalam senam irama, jogging juga kerap dilakukan dalam beberapa latihan seperti cardio yang tujuannya adalah untuk membakar kalori dan menurunkan berat badan.

3. Skipping

7 Gerak Dasar Langkah Kaki Senam Irama, dari Marching hingga Lunge

(foto: istockphoto)

Skipping merupakan perpaduan gerak antara jogging dan kicking atau menendang. Tujuan dari gerakan ini adalah untuk melatih otot kaki agar lebih kuat dan lentur.

Gerakan ini masuk ke dalam kategori high impact sebab membutuhkan intensitas gerakan yang keras dan cepat.

Oleh sebab itu, diperlukan waktu yang cukup untuk melakukan gerakan pemanasan seperti langkah jalan di tempat dan jogging agar tubuh lebih siap.

Dalam melakukan gerakan skipping, mula-mula kaki ditekuk ke arah bokong. Kemudian, lakukan tendangan kaki ke arah depan maupun ke samping. Perlu dicatat, bahwa posisi kaki tidak boleh lebih tinggi dari pinggang.

Baca juga: 8 Fungsi Paru-Paru & Bagian Penting di Dalamnya

4. Jumping jack

7 Gerak Dasar Langkah Kaki Senam Irama, dari Marching hingga Lunge

(foto: istockphoto)

Jumping jack merupakan gerakan dasar senam irama yang kerap dilakukan saat sedang melakukan latihan.

Tujuan dari gerakan ini sama seperti kicking yakni untuk menguatkan otot, terutama otot kaki. Tidak hanya dalam senam irama, jumping jack juga kerap dilakukan dalam beberapa jenis latihan, seperti hiit cardio.

Gerakan yang disebut dengan lompat kangkang ini, juga masuk ke dalam kategori high impact. Untuk melakukannya, pertama-tama buka kaki selebar bahu.

Kemudian, lompat dengan merapatkan kaki dan kedua tangan diangkat ke atas seperti tepuk tangan.

Pastikan arah lutut tetap menghadap ke depan dan gunakan sendi engkel untuk meredam gerakan.

Selain itu, dalam melakukan jumping jack kamu juga harus memperhatikan kaki yang mendarat. Sebab, yang benar adalah kaki mendarat dari bagian bola kaki dan berakhir di tumit.

5. Lunge

7 Gerak Dasar Langkah Kaki Senam Irama, dari Marching hingga Lunge

(foto: istockphoto)

Lunge merupakan gerakan yang masuk ke dalam kategori low impact dan high impact. Gerakan ini hanya melangkahkan kaki ke depan dan samping sembari memindahkan sebagian berat tubuh.

Tujuan dari melakukan gerakan ini adalah untuk mengencangkan otot, meningkatkan keseimbangan, meningkatkan kesehatan tulang belakang, meningkatkan kelenturan pinggul, dan masih banyak lainnya.

Cara melakukan gerakan lunge adalah mulailah dengan posisi berdiri tegak dengan kaki selebar pinggul. Kemudian, langkahkan kaki kanan dengan lebar ke depan.

Turunkan lutut kiri hingga membentuk sudut 90 derajat. Terakhir, dorong tubuh ke atas menggunakan kaki sebelah kanan.

6. Knee up

Knee up

(foto: istockphoto)

Knee up merupakan gerakan yang dilakukan dengan cara mengangkat lutut hingga setinggi pinggang. Gerakan ini masuk ke dalam kategori low impact dan high impact, sama seperti lunge.

Tujuan melakukan knee up adalah untuk melatih kekuatan otot kaki dan melatih keseimbangan.

Cara melakukan gerakan ini adalah mula-mula posisi badan berdiri tegak. Kemudian, angkat lutut minimal setinggi pinggang. Pastikan posisi tungkai atas sejajar dengan lantai, sementara tungkai bawah posisi tegak lurus.

Masih banyak yang salah dalam melakukan gerakan knee up, dan letak kesalahan mereka adalah posisi lutut yang tidak diangkat setinggi pinggang.

Oleh sebab itu, perhatikanlah posisi lutut saat diangkat. Jika belum setinggi pinggang, maka angkatlah lebih tinggi.

7. Single steps dan double steps

Single steps dan double steps

(foto: istockphoto)

Single steps merupakan gerakan yang dilakukan dengan cara menggerakkan kaki satu langkah ke kanan dan ke kiri. Kemudian, diakhiri dengan merapatkan lutut dengan menghadap ke depan.

Sementara double steps adalah gerakan yang dilakukan dengan cara menggerakkan kaki sebanyak dua langkah ke kanan dan ke kiri.

Sama seperti single steps, gerakan akhir pada double steps juga dengan cara merapatkan lutut hingga bola kaki saling menyentuh. Dan pastikan lutut menghadap ke arah depan.

Tujuan dari melakukan kedua gerakan tersebut adalah untuk menguatkan otot kaki dan menjaga keseimbangan tubuh.

Akhir kata

Demikianlah beberapa gerak dasar langkah kaki pada senam irama yang wajib diketahui dan dipraktikkan sebelum melakukan gerakan yang lebih kompleks.

Sebenarnya masih banyak macam gerakan dasar senam irama, namun gerakan basic steps atau langkah dasar kaki adalah yang paling penting dan harus dilakukan terlebih dahulu sebelum melakukan gerakan lainnya.

Beberapa gerakan di atas memiliki banyak manfaat jika dilakukan dengan benar, seperti membentuk otot, menguatkan otot, melatih kelenturan, melatih keseimbangan, dan masih banyak manfaat lainnya.

Oleh sebab itu, ada baiknya jika meluangkan waktu untuk melakukan beberapa gerakan senam irama agar bisa menikmati manfaat baiknya.